puisi rangga 2 – ost aadc
kulari kehutan kemudian menyanyiku
kulari kepantai kemudian teriakku
sepi, sepi dan sendiri
aku benci
aku ingin bingar
aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga
jika kusendiri
pecahkan saja gelasnya
biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh
ah…ada malaikat menyulam
jaring laba – laba belang
di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera
atau aku harus lari kehutan
belok kepantai
aQ paling suka dengan akustik gitarnya….uhh menyentuh banget…..
aq penggemar berat nicolas saputra sich
Komentar oleh Tika — 20 Mei 2009 @ 7:02 am
ia saya juga suka ama akustik gitarnya rasanya daleeem banget gitu
Komentar oleh donaemons — 7 Juni 2009 @ 1:42 pm
ccaiianx bgeddd eanx ngoment na cuma dikidd.. huuuufbt..
Komentar oleh disYe — 9 Oktober 2009 @ 6:32 am
sangan mendalam
Komentar oleh takdir aceh — 18 Februari 2010 @ 11:10 am
keren….rena like this!! ^^
Komentar oleh rena — 31 Maret 2010 @ 9:11 am
Film nya keren,
Lagunya juga bagus. . .
LIKE this !!
Komentar oleh Yasmin — 15 Mei 2010 @ 7:05 am
KerEn+++++
Komentar oleh FItri — 3 Juni 2010 @ 7:22 am
komentar yang luar biasa bagus
Komentar oleh donaemons — 4 Juni 2010 @ 2:59 pm
it’s so beautiful…
Komentar oleh JezLyn — 17 Juni 2010 @ 2:20 pm
tolong da yang punya kumpulan sastra kirimin ke email q sih…. q seneng bgt sastra
Komentar oleh taufiq — 24 Juni 2010 @ 6:08 am
wow…
ne puisi the best…
dri jaman gua smp ampe sekarang….
kren…
Komentar oleh edho — 28 Juni 2010 @ 4:40 pm
gue tetep cinta ama ada apa dengan cinta..wuihh lagunya bikin kenangan kenangan cinta…
Komentar oleh nadia — 15 Juli 2010 @ 1:30 pm
Keren
Komentar oleh aan — 19 Juli 2010 @ 12:51 pm
Mantabbbb…..
Komentar oleh Andre — 23 Juli 2010 @ 3:43 pm
aq suka bgt puisi’y + akustik gitar’y,,,
dr zmn SD pey skrg Q msh suka dengerin’y…
Komentar oleh Liyan — 3 September 2010 @ 5:22 am
ingat dgn dya..hha
Komentar oleh shelyna — 3 Oktober 2010 @ 10:39 am
kereeennnnnnnnnnnnn………………kereeeeeeeeeennnnnnnnn abizzzzzzzzzz
ue baru tw da puisi sekeren niie
Komentar oleh dwi cantik — 25 Oktober 2010 @ 2:54 pm
kalo sudah pecah ntar kita beli lagi ke pasar.. hehey
Komentar oleh FAUJAN — 12 November 2010 @ 8:12 pm
nihhh puisi, kalau aku baca bikin air mata aku mengalir…… apa lagi di ucapkan dengan nada, huwfffffffffff,,,, bisa isak aku___
Komentar oleh irwan — 4 Desember 2010 @ 6:10 am
Aku suka puisinya waktu yg bacain Cinta
Komentar oleh Elay Leha — 16 Mei 2011 @ 3:15 am
Menyentuh bnget d hati gw….
Komentar oleh vic — 15 Juli 2011 @ 3:41 am
Menyentuh banget puisi nya ke hati ini, 1000 jempol dah buat puisi ini, CINTA, dan RANGGA !~!
Komentar oleh bagus permana — 1 April 2012 @ 12:53 pm
aQ fans sma puisinya.
Komentar oleh imun — 16 April 2012 @ 5:34 am