donaemons blog

22 Januari 2009

KRAWANG-BEKASI

Filed under: puisi — donaemons @ 11:51 am

oleh : Chairil Anwar

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

(194 8)
Brawidjaja,
Jilid 7, No 16,
1957

Saudara-saudaraku…

dengan membaca puisi tersebut tidakkah kita merasa???

merasa menghianati pahlawan-pahlawan??

yang telah berjuang demi meraih kemerdekaan..

mereka tidak minta apa-apa..

tapi mereka hanya berharap kita dapat menjaga bangsa ini,

bangsa ini tidak cukup 4-5 ribu nyawa yang telah berjuang demi meraih kemerdekaannya.

akankah itu sia2??

mereka telah tiada..

dan kini adalah giliran kita…

skali lagi giliran kita..

wahai pemuda-pemudi bangsa!

akankah kalian mati muda seperti mereka?

kalian tidak mati muda..

tapi idealisme, nasionalisme, semangat untuk membangun bangsa kalian telah mati.

tertutupi oleh nafsu,

apakah kita tidak malu??

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: