donaemons blog

2 Februari 2009

Humor Ala Mr.Bean

Filed under: tulisan baru — donaemons @ 2:57 pm

Mr. Bean Menghadiri Rapat
Rekan: Maaf saya terlambat. Saya terjebak di dalam lift selama 4 jam karena listrik padam.
Mr. Bean: Tidak apa, saya juga ? saya terjebak di eskalator selama 3 jam.
_________________________
Pelajaran Mengeja
Anak Mr. Bean: Pa, bagaimana ejaan kata “successful” ? dengan satu c atau dua c?
Mr. Bean: Beri saja tiga agar yakin.
_____________________________
Mr. Bean ke Bioskop
Teman: Mengapa kamu mengajak 18 teman menonton bioskop.
Mr. Bean: Karena di bawah 18 tidak boleh.
____________________________
Mr. Bean Membeli TV
Mr. Bean: Apakah ada TV warna?
Penjual: Ya!
Mr. Bean: Beri saya yang hijau.
_______________________________
Mr. Bean Membeli Termos
Mr. Bean: Barang apakah ini?
Penjual: Ini adalah termos.
Mr. Bean: Untuk apa itu?
Penjual: Membuat yang panas tetap panas, yang dingin tetap dingin.
Mr. Bean: Ha, ha. Saya akan beli.Besoknya Mr. Bean ke kantor dengan membawa termos.
Bos: Mengapa Anda membawa termos?
Mr. Bean: Karena membuat yang panas tetap panas, yang dingin tetap dingin.
Bos: Anda isi apa?
Mr. Bean: Dua gelas kopi dan secangkir es krim.
_____________________________________
Mr. Bean di Kantor
Mr. Bean sangat teliti, setelah membuat fotocopy ia selalu mengecek apakah hasil kopiannya cocok dengan aslinya.
_____________________
Mr. Bean di Tengah Badai Petir
Mr. Bean selalu tersenyum ketika ada badai petir karena ia mengira sedang dipotret.
_______________________
Mr. Bean Menelpon
Mr. Bean bingung tidak bisa menelpon 911. Karena di situ tidak ada angka 11.
_____________________________
Mr. Bean Bekerja Dengan Komputer
Mr. Bean membeli komputer baru dan menggunakannya. Ketika ia menemui kesulitan, ia memutuskan untuk menekan tombol “Help”. Tak lama kemudian ia menjadi bingung dan menelpon toko komputer.
Mr. Bean: Saya menekan tombol F1 untuk meminta bantuan, tetapi sudah setengah jam tidak ada orang datang membantu saya.
___________________________
Mr. Bean ke Dokter
Mr. Bean datang ke dokter dengan kedua telinganya luka bakar.
Dokter: Apa yang terjadi?
Mr. Bean: Saya sedang menyeterika dan telepon berdering, saya salah
mengambil gagang telepon, tidak sengaja saya mengangkat seterika dan
menempelkannya di telinga saya.
Dokter: Wow..! Tetapi apa yang terjadi dengan telinga Anda yang satu lagi?
Mr. Bean: Teman saya yang goblok itu menelepon lagi.
________________________________
Mr. Bean Bermain Jigsaw Puzzle
Setelah berhasil menyusun suatu jigsaw puzzle dengan bangga ia
memperlihatkan pada temannya.
Mr. Bean: Saya hanya memerlukan 5 bulan untuk menyusunnya.
Teman: Mengapa begitu lama?
Mr. Bean: Lama? Lihat ini dikotaknya tertulis “Untuk 4-7 tahun”.
________________________________
Mr. Bean dan Tumor Otak
Dokter: Dengan menyesal harus saya katakan pada Anda bahwa Anda terkena tumor di otak.
Mr. Bean: Horee!!! (melompat kegirangan)
Dokter: Anda mengerti maksud saya bukan?
Mr. Bean: Tentu saja, apakah Anda kira saya bodoh?
Dokter:Mengapa Anda begitu gembira?
Mr. Bean: Karena itu membuktikan bahwa saya mempunyai otak.
____________________________________________
Mr. Bean di Sekolah
Guru: Berapakah 5 plus 4?
Mr. Bean: 9
Guru: Berapakah 4 plus 5?
Mr. Bean: He, he, Anda mau menjebak saya, Anda hanya membalik hitungannya,
jawabnya 6!!
_________________________________________
Mr. Bean di Apotik
Mr. Bean: Saya ingin membeli vitamin untuk cucu saya.
Karyawan: Vitamin apa, A, B atau C?
Mr. Bean: Apa saja, cucu saya belum bisa membaca!!
____________________________
Mr. Bean Sedang di Belakang Orang yang Mengantri di ATM
Orang: Apa yang kamu lihat?
Mr. Bean:Saya tahu nomor PIN Anda, hee, hee…
Orang:OK, berapakah nomor PIN saya?
Mr. Bean: Empat buah asterisk (*).
_____________________________________
Mr. Bean Sedang Mengobrol dengan Teman
Teman: Bagaimana dengan kaset video yang Anda pinjam dari saya kemarin? Bagus?
Mr. Bean: Apanya yang bagus, tadinya saya kira itu sebuah film horor. Ternyata tidak ada gambarnya.
Teman:Apa judul film itu?
Mr. Bean: Head Cleaner.
________________________________
Ibu Mr. Bean Meninggal
Mr. Bean: (menangis) Dokter bilang, ibu saya meninggal.
Teman: Saya ikut berduka cita, sahabatku.
Dua menit kemudian Mr. Bean menangis lagi bahkan lebih keras.
Teman: Ada apa lagi?
Mr. Bean: Kakak saya baru menelepon, ibunya juga meninggal.

2 Komentar »

  1. ngakak asliiiiiiiiiii

    Komentar oleh dna_cwi — 22 Maret 2009 @ 6:01 am

  2. ia sama saya juga mpe sakit perut lho hehehe

    Komentar oleh donaemons — 29 Maret 2009 @ 8:02 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: